Entri Populer
-
Saya bersyukur diberi kepercayaan Tuhan hamil setelah 2 bulan menikah. Awalnya, saya mengalami flek seperti masa subur atau awal menstruasi....
-
Tulisan ini hanya sebatas review berdasarkan pengalaman pribadi ya.. Setelah punya baby,memilih diaper untuk dipakai sehari-hari membutuhka...
-
Setelah melahirkan pada bulan November 2015 kemarin,saya belum menuliskan lagi pengalaman awal menjadi seorang ibu baru. Setealah melahirka...
Sabtu, 27 Januari 2018
Review Kehamilan-Melahirkan
Saya bersyukur diberi kepercayaan Tuhan hamil setelah 2 bulan menikah. Awalnya, saya mengalami flek seperti masa subur atau awal menstruasi. Udah Pede aja kalau hamil,karena udah baca gejala-gejala kehamilan.
Cek kehamilan,tapi negatif. Ya sudah,pedenya disimpen dulu. Sampai akhirnya telat mens 1,2,3 hari langsung test pack tuh,hasilnya positif.Puji Tuhan,trus makannya periksa ke dokter,test pack lagi tapi negatif. Tetap kekeuh kalau hamil ( feelingkalau di perut ada adek bayi ). O iya,saya periksa kehamilan di RS Bethesda, dengan Dr H Rahardjo,SpOG., M.Kes Dari awal udah sreg aja samaa doternya. Entah kenapa untuk pemeriksaan kandungan saya lebih suka dengan dokter laki-laki. (Eh, nggak hanya dengan dokter kandungan tapi semua dokter yang saya pilih semua laki-laki). Oh ya, setelah periksaan dr Rahardjo,oleh beliau saya diberi penguat kandungan Dan disarankan periksaan kembali 2 Minggu selanjutnya. Selama masa itu saya sudah rajin minum susu hamil. Sekedar info, dari awal saya minum susu ibu hamil merk Anmum rasa plan. Review sedikit ya, dari table nutrisi yang saya baca, Anmum kadar gulanya nggak tinggi, disertai nutrisi lain yang cukup unggul dari merk lain (hasil baca kilat). Setelah 2 minggu, saya periksa kandungan lagi. USG,Dan Puji Tuhan kami diperdengarkan detak jantung janin saya. Waah, saya merinding kok bisa ya ada nyawa lain dalam tubuh saya.
Setelah nya,saya diberi Dr Rahardjo tablet vitamin Dan asam folat.Namanya Folamil Genio.Setiap bulan saya rutin pemeriksaan kandungan. Oh iya, selama hamil saya nggak pernah merasakan morning sickness jadi enak banget hasilnya.Makan apa saja enaak nggak ada mual. Tapi,saya jerawatan superrr parah Kayak monster. Pesan dokter selama hamil,saya TIDAK dianjurkan makan makanan tertentu seperti sate, pepaya 1/2 matang,daunnya,bunganya semua yang berhubungan dengan pepaya.
Selama hamil saya nggak suka ikan,cuma sesekali makan ikan untuk pemenuhan nutrisi janin saja. Saya jadi suka makan yamie,hampir tiap hari.
Sedikit tips hamil, saya rutin minum susu Dan tablet asam folat. Saya tidak makan sayuran mentah,kecuali yakin seyakin yakinnya kalau itu dicuci bersiiiih sekali yaa (apalagi kalau beli,kan nggak yakin kan ). Selain itu saya rutin dipijat oleh suami (itu keadarannya ) bukan permintaan. he he he..
Sebisa mungkin nggak jajan diluaran yaa,Alias masak sendiri (takut ada yg kurang hiegenis). Lalu rutin periksa dokter / bidan ya. Trus jangan olahraga aneh-aneh (jalan kaki sudah cukup,apalagi kalau di pusat perbelanjaan hehehe ).
Setelah bulan ke 4,dokter mulai menambah vitamin untuk saya. Ditambahkannya tablet Kalsium. Selanjutnya mukai bulan ke 6/7 ditambah nya tablet Fe,biar nggak anemia yaa.. Tapi saya nggak cocok,karena jadi sembelit (parah).Alhasil,diskip deh jadi pakai cara alami dari makanan saja (hati,daging merah ). Selama hamil Dan USG,saya kami tidak pernah bisa tahu jenis kelamin anak kami. Si baby selalu membelakangi penonton.he he he he.
Selama hamil, juga diusahakan jangan stress. Serious itu bikin si anak jadi ikut stress. Selama hamil bawaannya tenang,tapi pas sudah usia 36 weeks,udah mulai deg deg an takut banget rasanya melahirkan. O iya,kesalahan saya selama hamil adalah tidak ikut kelas materna,apalagi senam hamil.Ternyata itu bermanfaat banget. Sampai usia 38-40weeks saya tidak mengalami kontraksi sekalipun.Mulai bingung kenapa nggak ada pembukaan sama sekali.Dokter menyarankan untuk induksi alami,tapi tetap gagal karena si bayi tetap betah di dalam perut. Sampai pada lahirnya dokter meminta saya melahirkan diusia 41 weeks. Entah dengan koperasi atau induksi. Saat itu saya memikih induksi
Oke,hari yang ditunggu datang Dan saya masih sempat makan gudeg ya.hehehe.. Datang ke RS jalan seperti biasa (siapa tau kontraksi), masuk ruangan santai (padahal degdegan),induksi infus pun dimulai. Saya diinduksi pukul 15.00 dari tidak ada pembukaan, baru pukul 17 tiba tiba ada darah yang keluarga, diceklah oleh bidan ternyata pembukaan 1. Itu sakit ya kayak mau mens, masih santai kayak dipantai. Making lama kok makin sakit. Pukul 20.00 dicek lagi ternyata pembukaan 3. Selanjutnya semakin sakiiiit sekali,frekuensinya semakin dekat. Kata bidan induksi rasanya berkali lipat lebih sakit daripada kontraksi alami. Oke,dikuat-kuatinlah bertahan dengan rasa sakit yang berkali lipat itu. Pukul 22.00 ditambah lagi dosis Induksinya. Lhaaa ya tambah sakit, sampai pukul 23.30 saya minta untuk lepas induksi Dan operasi. Infus induksipun dilepas,tetapi bukannya berkurang ternyata semakin sakit. Pukul 00.30 ternyata sudah pembukaan 10 Dan saya tidak boleh operasi.Bayangkan ya rasa sakitnya seperti apa,, Daaan dokter pun datang,berserta anaknya yang lagi coas. 1 orang bidan Dan 1 orang perawat,berserta suami saya yang ada dalam ruangan. Proses bersalinpun dimulai,tapi karena saya sudah kehabisan tenaga karena sakit induksi berjam-jam itu membuat saya tidak kuat mengejan (karena tidak makan siang Dan malam juga) .Sampai akhirnya dokter meminta persetujuan untuk memvaccum bayinya. Pukul 01.15 anak kami lahir, IMD beberapa lama. Kemudian bayi diberikan,ditimbang,Dan diukur panjangnya. Dengan penuh ucapan syukur, Gavriel lahir dengan sehat,selamat,tanpa kekurangan suatu apapun. Gavriel lahir dengan bb 3800gr Dan panjang 49cm.
Langganan:
Komentar (Atom)