Entri Populer

Sabtu, 27 Januari 2018

Review Kehamilan-Melahirkan

Saya bersyukur diberi kepercayaan Tuhan hamil setelah 2 bulan menikah. Awalnya, saya mengalami flek seperti masa subur atau awal menstruasi. Udah Pede aja kalau hamil,karena udah baca gejala-gejala kehamilan. Cek kehamilan,tapi negatif. Ya sudah,pedenya disimpen dulu. Sampai akhirnya telat mens 1,2,3 hari langsung test pack tuh,hasilnya positif.Puji Tuhan,trus makannya periksa ke dokter,test pack lagi tapi negatif. Tetap kekeuh kalau hamil ( feelingkalau di perut ada adek bayi ). O iya,saya periksa kehamilan di RS Bethesda, dengan Dr H Rahardjo,SpOG., M.Kes Dari awal udah sreg aja samaa doternya. Entah kenapa untuk pemeriksaan kandungan saya lebih suka dengan dokter laki-laki. (Eh, nggak hanya dengan dokter kandungan tapi semua dokter yang saya pilih semua laki-laki). Oh ya, setelah periksaan dr Rahardjo,oleh beliau saya diberi penguat kandungan Dan disarankan periksaan kembali 2 Minggu selanjutnya. Selama masa itu saya sudah rajin minum susu hamil. Sekedar info, dari awal saya minum susu ibu hamil merk Anmum rasa plan. Review sedikit ya, dari table nutrisi yang saya baca, Anmum kadar gulanya nggak tinggi, disertai nutrisi lain yang cukup unggul dari merk lain (hasil baca kilat). Setelah 2 minggu, saya periksa kandungan lagi. USG,Dan Puji Tuhan kami diperdengarkan detak jantung janin saya. Waah, saya merinding kok bisa ya ada nyawa lain dalam tubuh saya. Setelah nya,saya diberi Dr Rahardjo tablet vitamin Dan asam folat.Namanya Folamil Genio.Setiap bulan saya rutin pemeriksaan kandungan. Oh iya, selama hamil saya nggak pernah merasakan morning sickness jadi enak banget hasilnya.Makan apa saja enaak nggak ada mual. Tapi,saya jerawatan superrr parah Kayak monster. Pesan dokter selama hamil,saya TIDAK dianjurkan makan makanan tertentu seperti sate, pepaya 1/2 matang,daunnya,bunganya semua yang berhubungan dengan pepaya. Selama hamil saya nggak suka ikan,cuma sesekali makan ikan untuk pemenuhan nutrisi janin saja. Saya jadi suka makan yamie,hampir tiap hari. Sedikit tips hamil, saya rutin minum susu Dan tablet asam folat. Saya tidak makan sayuran mentah,kecuali yakin seyakin yakinnya kalau itu dicuci bersiiiih sekali yaa (apalagi kalau beli,kan nggak yakin kan ). Selain itu saya rutin dipijat oleh suami (itu keadarannya ) bukan permintaan. he he he.. Sebisa mungkin nggak jajan diluaran yaa,Alias masak sendiri (takut ada yg kurang hiegenis). Lalu rutin periksa dokter / bidan ya. Trus jangan olahraga aneh-aneh (jalan kaki sudah cukup,apalagi kalau di pusat perbelanjaan hehehe ). Setelah bulan ke 4,dokter mulai menambah vitamin untuk saya. Ditambahkannya tablet Kalsium. Selanjutnya mukai bulan ke 6/7 ditambah nya tablet Fe,biar nggak anemia yaa.. Tapi saya nggak cocok,karena jadi sembelit (parah).Alhasil,diskip deh jadi pakai cara alami dari makanan saja (hati,daging merah ). Selama hamil Dan USG,saya kami tidak pernah bisa tahu jenis kelamin anak kami. Si baby selalu membelakangi penonton.he he he he. Selama hamil, juga diusahakan jangan stress. Serious itu bikin si anak jadi ikut stress. Selama hamil bawaannya tenang,tapi pas sudah usia 36 weeks,udah mulai deg deg an takut banget rasanya melahirkan. O iya,kesalahan saya selama hamil adalah tidak ikut kelas materna,apalagi senam hamil.Ternyata itu bermanfaat banget. Sampai usia 38-40weeks saya tidak mengalami kontraksi sekalipun.Mulai bingung kenapa nggak ada pembukaan sama sekali.Dokter menyarankan untuk induksi alami,tapi tetap gagal karena si bayi tetap betah di dalam perut. Sampai pada lahirnya dokter meminta saya melahirkan diusia 41 weeks. Entah dengan koperasi atau induksi. Saat itu saya memikih induksi Oke,hari yang ditunggu datang Dan saya masih sempat makan gudeg ya.hehehe.. Datang ke RS jalan seperti biasa (siapa tau kontraksi), masuk ruangan santai (padahal degdegan),induksi infus pun dimulai. Saya diinduksi pukul 15.00 dari tidak ada pembukaan, baru pukul 17 tiba tiba ada darah yang keluarga, diceklah oleh bidan ternyata pembukaan 1. Itu sakit ya kayak mau mens, masih santai kayak dipantai. Making lama kok makin sakit. Pukul 20.00 dicek lagi ternyata pembukaan 3. Selanjutnya semakin sakiiiit sekali,frekuensinya semakin dekat. Kata bidan induksi rasanya berkali lipat lebih sakit daripada kontraksi alami. Oke,dikuat-kuatinlah bertahan dengan rasa sakit yang berkali lipat itu. Pukul 22.00 ditambah lagi dosis Induksinya. Lhaaa ya tambah sakit, sampai pukul 23.30 saya minta untuk lepas induksi Dan operasi. Infus induksipun dilepas,tetapi bukannya berkurang ternyata semakin sakit. Pukul 00.30 ternyata sudah pembukaan 10 Dan saya tidak boleh operasi.Bayangkan ya rasa sakitnya seperti apa,, Daaan dokter pun datang,berserta anaknya yang lagi coas. 1 orang bidan Dan 1 orang perawat,berserta suami saya yang ada dalam ruangan. Proses bersalinpun dimulai,tapi karena saya sudah kehabisan tenaga karena sakit induksi berjam-jam itu membuat saya tidak kuat mengejan (karena tidak makan siang Dan malam juga) .Sampai akhirnya dokter meminta persetujuan untuk memvaccum bayinya. Pukul 01.15 anak kami lahir, IMD beberapa lama. Kemudian bayi diberikan,ditimbang,Dan diukur panjangnya. Dengan penuh ucapan syukur, Gavriel lahir dengan sehat,selamat,tanpa kekurangan suatu apapun. Gavriel lahir dengan bb 3800gr Dan panjang 49cm.

Rabu, 21 September 2016

Review Diapers Terbaik Baby Gavriel

Tulisan ini hanya sebatas review berdasarkan pengalaman pribadi ya..
Setelah punya baby,memilih diaper untuk dipakai sehari-hari membutuhkan pengalaman khusus untuk mencari yang paling pas..Paling pas dikenakan baby dan pas dikantong ibu..hehehe
Baby Vriel mengenakan diaper setelah usianya 1 bulan,sebelumnya dia pakai popok kain..
Sekarang usia baby Gavriel sudah 10 bulan dan sudah berkali-kali coba beberapa merk diaper hingga sampai menemukan yang paling pas..

1. Diaper yang pertama kali baby Gavriel pakai adalah Pampers Premium Active Baby Pants. Bahannya lembut,ada indikator pipisnya,gambarnya menarik,tidak pernah ada rash di kulit Gavriel,dan tidak pernah bocor samping. Lebarnya pas,jadi aman untuk menampung pup.. Nggak lumer dan tembus..Pakai diaper ini waktu Gavriel masih kecil.. Comfort untuk kulit bayi yang baru lahir.

2. Diaper lain yang Gavriel pakai adalah Pampers Baby Dry. Kebetulan sampai sekarang masih pakai diaper ini. Bahannya bagus,meskipun dibawah Pampers yang Premium..Tidak ada indikator pipis,gambarnya bagus,tidak pernah ada rash,dan tidak bocor.. Lebarnya juga pas bisa menampung pup nggak lumer dan tembus. Cocok untuk digunakan saat malam hari.

3. Sweety Fitz Pant, ini diaper yang pernah Gavriel pakai.. Bahannya lembut dibagian dalam,kresek-kresek diluarnya..Tidak ada indikator pipis,tidak pernah ada rash,tetapi lumayan sering bocor samping. Tidak terlalu lebar untuk menampung pup. Biasa pakainya siang hari.

4. Mamy Poko Standar Pants, sampai sekarang masih pakai diaper ini.. Bahannya bagus,tidak ada indikator pipis,tidak pernah rash,tidak bocor samping,tidak terlalu lebar jadi agak tidak pas untuk menampung pup,karena jadi lumer dan tembus.. Biasa pakai diaper ini kalau siang hari.

5. Diaper kelima yang pernah Gavriel pakai adalah Mamy Poko Baby Dry. Diaper ini ada indikator pipisnya,tidak pernah rash,bahannya lembut,tidak bocor samping,tapi terlalu bulky..Lebarnya cocok untuk menampung pup,tidak lumer apalagi tembus. Cocok dipakai malam hari.

6. Gavriel juga pernah pakai merk Merries Good Skin.. Bahannya lembut,tidak da indikator pipis,tidak pernah bocor,tapi sayang Gavriel jadi mengalami rash pakai diaper ini..Lebarnya lumayan pas untuk menampung pup. Pakainya cocok untuk siang hari.

Sabtu, 09 April 2016

Baby Blues Sindrom pertamaku

Setelah melahirkan pada bulan November 2015 kemarin,saya belum menuliskan lagi pengalaman awal menjadi seorang ibu baru.
Setealah melahirkan dan dipindahkan ke ruang inap,saya mungkin mulai merasakan yang namanya baby blues sindrom...
saya bingung harus bagaimana dengan anak ini.
apalagi saat itu ASI belum keluar..hanya kolostrum yang didapat oleh anak saya..
setidaknya ASI pertama saya dapat saya minumkan ke bayi saya..
saya cuma menginap 1 malam karena ASI belum keluar,dan sudah 24 jam lebih bayi saya tidak minum.Saya takut tubuhnya menguning.
Dan pulanglah kami,hari pertama di rumah dengan ASI yang tidak keluar maka kami saya dan suami memutuskan memberi anak kami susu formula terlebih dahulu..saya pun mulai baby blues kembali..sudah 2 malam saya tidak tidur sama sekali,jadilah saya sensitif dengan ucapan suami..
merasa diabaikan juga saat itu..dan berujung pada menangis dengan sebab ucapan suami saat itu..
saya mulai mengabaikan bayi saya..
sindrom ini saya alami sekitar 3 hari,setelahnya mulai berkurang..tidak sensitif meski masih mengabaikan bayi saya..
entah apa yang saya lakukan lama kelamaan sindrom itu hilang juga..
belum lagi terbebai dengan pengasuh yang kasar dan agak jorok dalam mengasuh,bikin emosi jiwa saja..
setelah selapan,saya mulai mengasuh bayi saya sendiri..
tentunya hanya dibantu suami..
jam tidur mulai berkurang,belum lagi mengerjakan urusan rumah tangga lainnya.
tetapi semuanya bisa saya lalui dengan lancar sampai saat ini .
sekarag bayi kami sudah berusia 4 bulan 2 minggu..
melihat perkembangan dan pertumbuhanya,semakin kagum..dan luar biasa ciptaan Tuhan ini..
sekarang saya menjadi full time mommy untuk bayi saya..
semoga keluarga kami selalu dipenuhi berkat Tuhan,dan bahagia selalu. Amin..